Header Ads

Ingatlah !!! tanggung jawab anak lelaki terhadap Sang Ibu Setelah menikah

www.copyhitam.comYang dimuliakan oleh allah swt, menikah menggambarkan salah satu sunnah rosul yang amat diajarkan, buat membangun keluarga sakinah merupakan idaman tiap insan. tetapi, saat sebelum menikah, seseorang anak, baik pria ataupun wanita memiliki kewajiban yang besar kepada kedua orang tuanya, paling utama kepada ibundanya. 

apabila anak wanita menikah, hingga ia hendak jadi hak suami. bapak dan juga ibunya tidak lagi mempunyai hak atas wanita tersebut. tetapi, untuk anak pria, kewajiban berbakti kepada bunda tidak hendak lenyap begitu aja. sampai - sampai walaupun sudah mempunyai istri ia senantiasa jadi hak ibunya.

Ingatlah !!! tanggung jawab anak lelaki terhadap Sang Ibu Setelah menikah

kenapa terdapatnya perbandingan hak bunda terhadap anak laki - lakinya yang telah menikah? lalu gimana pula sepatutnya anak pria memperlakukan ibunya sehabis menikah, di samping senantiasa mewujudkan keluarga berbarengan istri dan juga kanak - kanak? ikuti pembahasan berikut. 

secara spesial ataupun dengan amat istimewa, islam menekankan hak bunda kepada anak pria kandungnya. kenapa terhadap anak wanita kandungnya tidak? karna anak wanita dilepas sehabis diperistri seorang. sebaliknya anak pria tidak dapat lepas, meski dia sudah beristri. 

dengan demikian, dedikasi anak pria kepada bunda kandungnya tidak putus. namun dedikasi anak wanita putus dan juga bergeser kepada suaminya. karna itu, anak pria lebih terikat kepada ibunya. sedangkan anak wanita terlepas jalinan pengabdiannya kepada ibunya seorang diri. 

pria harus membelanjai istri dan juga anaknya dan harus terus mencermati nasib bunda kandungnya. anak pria yang berusia, kemudian menikah, ibunya lebih berkuasa terhadap pribadinya dari pada istrinya. karna bunda lebih berhak kapada anak pria kandungnya, hingga anak tersebut wajib berupaya melindungi perasaan ibunya. 

lalu, gimana bila kebutuhan istri dan juga kebutuhan bunda seiring waktunya? apabila kepentingan makan dan juga minum istri sudah terpenuhi, kemudian istri memiliki keperluan lain yang tidak pokok, hingga yang harus didahulukan merupakan kepentingan bunda. 

demikianlah hak bunda kepada anak pria kandungnya. jadi istri wajib menyadari kalau kepentingan bunda kandung suaminya merupakan kepentingan yang kira - kira absolut kepada sang anak. karna suami masih mempunyai kewajiban kepada ibunya. 


bila seseorang istri tidak menyadari ketentuan islam serupa ini, hingga ikatan suami dan juga istri dapat aja berjalan tidak baik. oleh karena itu, dianjurkan kepada para istri buat mengerti ilmu agama. kala memandang suaminya begitu taat kepada bunda kandungnya, seseorang istri wajib meridhoinya. keistimewaan seseorang bunda pula tergambar dari hadist rasulullah saw. dari abu hurairah r. a. 

mengatakan, terdapat seorang yang tiba menghadap rasulullah dan juga bertanya: “ya rasulallah, siapakah orang yang lebih berhak dengan kebaikanku? ” jawab rasulullah, “ibumu. ” dia bertanya lagi, “lalu siapa? ” jawabnya, “ibumu. ” dia bertanya lagi, “lalu siapa? ” jawabnya, “ibumu. ” dia bertanya lagi, “lalu siapa? ” jawabnya, “ayahmu.

No comments:

Powered by Blogger.